<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171</id><updated>2011-04-22T10:05:51.274+07:00</updated><title type='text'>Chiloekba</title><subtitle type='html'>Dari Anas bin Malik r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hamba-Nya melebihi kesenangan seorang yang menemukan kembali tiba-tiba untanya yang telah hilang daripadanya di tengah hutan."</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-1336535138405440851</id><published>2008-10-09T05:10:00.002+07:00</published><updated>2008-10-09T05:12:09.952+07:00</updated><title type='text'>Sepatu Si Bapak Tua</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SO0wMeaXf5I/AAAAAAAAADk/i9ictdwHMBQ/s1600-h/shoe.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SO0wMeaXf5I/AAAAAAAAADk/i9ictdwHMBQ/s200/shoe.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254909331091455890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang bapak tua pada suatu hari hendak bepergian naik bus kota.Saat menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Sayang, pintu tertutup dan bus segera berlari cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bus ini hanya akan berhenti di halte berikutnya yang jaraknya cukup jauh sehingga ia tak dapat memungut sepatu yang terlepas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kenyataan itu, si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya ke luar jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda yang duduk dalam bus tercengang, dan bertanya pada sibapak tua, ''Mengapa bapak melemparkan sepatu bapak yang sebelah juga?'' Bapak tua itu menjawab dengan tenang, &lt;br /&gt;''Supaya siapa pun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bapak tua dalam cerita di atas adalah contoh orang yang bebas dan merdeka. Ia telah berhasil melepaskan keterikatannya pada benda. Ia berbeda dengan kebanyakan orang yang mempertahankan sesuatu semata-mata karena ingin memilikinya, atau karena tidak ingin orang lain memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mempertahankan sesuatu , termasuk mempertahankan apa yang sudah tak bermanfaat lagi , adalah akar dari ketamakan. Penyebab tamak adalah kecintaan yang berlebihan pada harta benda. Kecintaan ini melahirkan keterikatan. Kalau Anda sudah terikat dengan sesuatu, Anda akan mengidentifikasikan diri Anda dengan sesuatu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bahkan dapat menyamakan kebahagiaan Anda dengan memiliki benda tersebut. Kalau demikian, Anda pasti sulit memberikan apapun yang Anda miliki karena hal itu bisa berarti kehilangan sebagian kebahagiaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita pikirkan lebih dalam lagi ketamakan sebenarnya berasal dari pikiran dan paradigma kita yang salah terhadap harta benda. Kita sering menganggap harta kita sebagai milik kita. Pikiran ini salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta kita bukanlah milik kita. Ia hanyalah titipan dan amanah yang suatu ketika harus dipertanggungjawabkan. Pertanggungjawaban kita adalah sejauh mana kita bisa menjaga dan memanfaatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran kita dalam hidup ini hanyalah menjadi media dan perantara.Semuanya adalah milik Tuhan dan suatu ketika akan kembali kepadaNya.&lt;br /&gt;Tuhan telah menitipkan banyak hal kepada kita: harta benda, kekayaan,pasangan hidup, anak-anak, dan sebagainya. &lt;br /&gt;Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan baik, termasuk meneruskan pada siapa saja yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma yang terakhir ini akan membuat kita menyikapi masalah secara berbeda. Kalau biasanya Anda merasa terganggu begitu ada orang yang membutuhkan bantuan, sekarang Anda justru merasa bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? &lt;br /&gt;Karena Anda melihat hal itu sebagai kesempatan untuk menjadi ''perpanjangan tangan'' Tuhan. Anda tak merasa terganggukarena tahu bahwa tugas Anda hanyalah meneruskan ''titipan'' Tuhan untuk membantu orang yang sedang kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara berpikir seperti ini akan melahirkan hidup yang berkelimpahruahan dan penuh anugerah bagi kita dan lingkungan sekitar. Hidup seperti ini adalah hidup yang senantiasa bertambah dan tak pernah berkurang. Semua orang akan merasa menang, tak ada yang akan kalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam semesta sebenarnya bekerja dengan konsep ini, semua unsur-unsurnya bersinergi, menghasilkan kemenangan bagi semua pihak.Sebagai penutup, ijinkanlah saya menuliskan seuntai puisi dariseorang bijak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Engkau tidak pernah memiliki sesuatu&lt;br /&gt;Engkau hanya memegangnya sebentar&lt;br /&gt;Kalau engkau tak dapat melepaskannya, &lt;br /&gt;engkau akan terbelenggu olehnya.&lt;br /&gt;Apa saja hartamu, &lt;br /&gt;harta itu harus kau pegang dengan tanganmu seperti engkau menggenggam air.&lt;br /&gt;Genggamlah erat-erat dan harta itu lepas. &lt;br /&gt;Akulah itu sebagai milikmu dan engkau mencemarkannya.&lt;br /&gt;Lepaskanlah, dan semua itu menjadi milikmu selama-lamanya''.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-1336535138405440851?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/1336535138405440851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/10/sepatu-si-bapak-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/1336535138405440851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/1336535138405440851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/10/sepatu-si-bapak-tua.html' title='Sepatu Si Bapak Tua'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SO0wMeaXf5I/AAAAAAAAADk/i9ictdwHMBQ/s72-c/shoe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-3313743708454053901</id><published>2008-10-09T05:06:00.002+07:00</published><updated>2008-10-09T05:07:32.987+07:00</updated><title type='text'>Hindari Diri Dari Dosa</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SO0u9HAEtcI/AAAAAAAAADc/vfgr8rirGMw/s1600-h/sin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SO0u9HAEtcI/AAAAAAAAADc/vfgr8rirGMw/s200/sin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254907967597491650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, sebatang pohon alpukat menikmati sejuknya udara sore. Tiba-tiba keasyikannya terusik oleh sapaan dari sebutir biji benalu yang sedang diterbangkan angin kian kemari. "Selamat sore Kat", sapa benalu. "Oh, kamu Lu, selamat sore juga", balas alpukat. "Wah Kat, sekarang kamu sudah besar,ranting-rantingmu banyak, daunmu lebat, buahmu besar-besar", puji benalu. "Iya Lu, itu karena akar-akar saya banyak dan rajin menghisap sari-sari makanan dari dalam tanah", kata alpukat dengan bangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian benalu melanjutkan, "Hampir sepanjang hari saya diterbangkan angin, rasanya badan saya capek sekali, boleh tidak saya beristirahat di salah satu rantingmu, satu malam saja?". Tanpa berpikir panjang alpukat langsung mengabulkan permohonan sang benalu, "Jangankan satu benalu kecil, lima puluhpun saya masih tidak terasa,' pikir alpukat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sejak itu benalu tinggal di pohon alpukat dan tanpa disadari oleh alpukat, benalu makin hari makin besar dan beranak banyak. Suatu hari alpukat melihat tubuhnya sudah kurus kering, saat itulah alpukat sadar bahwa benalu sudah merugikan dirinya. &lt;br /&gt;Lalu alpukat memutuskan untuk menyuruh benalu meninggalkan tubuhnya. &lt;br /&gt;"Kat, semua akar-akar saya sudah tertancap dalam tubuhmu jadi jangan pernah bermimpi kalau saya akan memenuhi permintaanmu", kata benalu sambil tertawa. Semakin hari Alpukat makin kurus dan akhirnya mati karena benalu terus menghisap makanan dari tubuh alpukat tanpa belas kasihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang bertindak seperti alpukat ini, waktu dosa-dosa kecil datang menggoda, dan hadir dengan segala daya tariknya, mereka tidak langsung menolaknya, mereka pikir, 'Ah itu hanya dosa kecil saja, tidak akan memengaruhi keimanan saya'. Saya akan tetap rajin berdoa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti bahwa setiap orang yang meremehkan dosa, yang kecil sekalipun, akan terjerat oleh dosa yang lebih besar lagi. Satu hal yang harus kita ingat, kalau hari ini kita melakukan satu dosa kecil, dosa kecil tersebut makin lama akan menjadi besar dan melahirkan dosa-dosa lain karena salah satu sifat dosa adalah melahirkan dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jauhilah nafsu orang muda. Jangan merasa diri kuat iman sehingga Anda bebas bermain-main dengan dosa. Setiap perbuatan dosa, harus kita jauhi dan hindari."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-3313743708454053901?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/3313743708454053901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/10/hindari-diri-dari-dosa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/3313743708454053901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/3313743708454053901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/10/hindari-diri-dari-dosa.html' title='Hindari Diri Dari Dosa'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SO0u9HAEtcI/AAAAAAAAADc/vfgr8rirGMw/s72-c/sin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-2451349597097039725</id><published>2008-09-08T21:02:00.002+07:00</published><updated>2008-09-08T21:04:57.544+07:00</updated><title type='text'>Pintu Kebijaksanaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMUw-uXzYEI/AAAAAAAAADU/WmRDE-uk-nY/s1600-h/wisdom.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMUw-uXzYEI/AAAAAAAAADU/WmRDE-uk-nY/s200/wisdom.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243651195300700226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yg pemberani, trampil dan pintar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan Hidupku" Sang Pangeran meminta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir", ujar Pertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan Hidupmu engkau akan menemui 3 pintu. Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata hatimu. Sekarang pergilah " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sang Pertapa menghilang dan Pangeran melanjutkan perjalanannya. Segera ia menemukan sebuah pintu besar yang di atasnya tertulis kata "UBAHLAH DUNIA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini memang yang kuinginkan" pikir sang Pangeran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena di dunia ini ada hal-hal yang aku sukai dan ada pula hal-hal yang tak kusukai. Aku akan mengubahnya agar sesuai keinginanku" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mulailah ia memulai pertarungannya yang pertama, yaitu mengubah dunia. Ambisi, cita-cita dan kekuatannya membantunya dalam usaha menaklukkan dunia agar sesuai hasratnya. Ia mendapatkan banyak kesenangan dalam usahanya tetapi hatinya tidak merasa damai. Walau sebagian berhasil diubahnya tetapi sebagian lainnya menentangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari, ia bertemu sang Pertapa kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang engkau pelajari dari Jalanmu ?" Tanya sang Pertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku belajar bagaimana membedakan apa yang dapat klakukan dengan kekuatanku dan apa yang di luar kemampuanku, apa yang tergantung padaku dan apa yang tidak tergantung padaku" jawab Pangeran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagus! Gunakan kekuatanmu sesuai kemampuanmu. Lupakan apa yang diluar kekuatanmu, apa yang engkau tak sanggup mengubahnya" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sang Pertapa menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, sang Pangeran tiba di Pintu kedua yang bertuliskan "UBAHLAH SESAMAMU" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini memang keinginanku" pikirnya. "Orang-orang di sekitarku adalah sumber kesenangan, kebahagiaan, tetapi mereka juga yang mendatangkan derita, kepahitan dan frustrasi" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian ia mencoba mengubah semua orang yang tak disukainya. Ia mencoba mengubah karakter mereka dan menghilangkan kelemahan mereka. Ini menjadi pertarungannya yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun berlalu, kembali ia bertemu sang Pertapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang engkau pelajari kali ini?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya belajar, bahwa mereka bukanlah sumber dari kegembiraan atau kedukaanku, keberhasilan atau kegagalanku. Mereka hanya memberikan kesempatan agar hal-hal tersebut dapat muncul. Sebenarnya di dalam dirikulah segala hal tersebut berakar" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau benar" Kata sang Pertapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang mereka bangkitkan dari dirimu, sebenarnya mereka mengenalkan engkau pada dirimu sendiri. Bersyukurlah pada mereka yang telah membuatmu senang &amp; bahagia dan bersyukur pula pada mereka yang menyebabkan derita dan frustrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena melalui mereka lah, Kehidupan mengajarkanmu apa yang perlu engkau kuasai dan jalan apa yang harus kau tempuh" Kembali sang Pertapa menghilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Pangeran sampai ke pintu ketiga "UBAHLAH DIRIMU" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika memang diriku sendiri lah sumber dari segala problemku, memang disanalah aku harus mengubahnya" . Ia berkata pada dirinya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia memulai pertarungannya yang ketiga. Ia mencoba mengubah karakternya sendiri, melawan ketidak sempurnaannya, menghilangkan kelemahannya, mengubah segala hal yg tak ia sukai dari dirinya, yang tak sesuai dengan gambaran ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun berusaha, dimana sebagian ia berhasil dan sebagian lagi gagal dan ada hambatan, Pangeran bertemu sang Pertapa kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kini apa yang engkau pelajari ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku belajar bahwa ada hal-hal di dalam diriku yang bisa ditingkatkan dan ada yang tidak bisa saya ubah" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu bagus" ujar sang pertapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya" lanjut Pangeran, "tapi saya mulai lelah untuk bertarung melawan dunia, melawan setiap orang dan melawan diri sendiri. Tidakkah ada akhir dari semuai ini ? Kapan saya bisa tenang ? Saya ingin berhenti bertarung, ingin menyerah, ingin meninggalkan semua ini !" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah pelajaranmu berikutnya" ujar Pertapa. Tapi sebelum itu, balikkan punggungmu dan lihatlah Jalan yang telah engkau tempuh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia pun menghilang. Ketika melihat ke belakang, ia memandang Pintu Ketiga dari kejauhan dan melihat adanya tulisan di bagian belakangnya yang berbunyi "TERIMALAH DIRIMU".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran terkejut karena tidak melihat tulisan ini ketika melalui pintu tsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika seorang mulai bertarung, maka ia mulai menjadi buta" katanya pada dirinya sendiri. Ia juga melihat, bertebaran di atas tanah, semua yang ia campakkan, kekurangannya, bayangannya, ketakutannya. Ia mulai menyadari bagaimana mengenali mereka, menerimanya dan mencintainya apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia belajar mencintai dirinya sendiri dan tidak lagi membandingkan dirinya dengan orang lain, tanpa mengadili, tanpa mencerca dirinya sendiri. Ia bertemu sang Pertapa, dan berkata &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku belajar, bahwa membenci dan menolak sebagian dari diriku sendiri sama saja dengan mengutuk untuk tidak pernah berdamai dengan diri sendiri. Aku belajar untuk menerima diriku seutuhnya, secara total dan tanpa syarat." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagus, itu adalah Pintu Pertama Kebijaksanaan" , ujar Pertapa. "Sekarang engkau boleh kembali ke Pintu Kedua"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ia mencapai Pintu Kedua, yang tertulis di sisi belakangnya "TERIMALAH SESAMAMU"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bisa melihat orang-orang di sekitarnya, mereka yang ia suka dan cintai, serta mereka yang ia benci. Mereka yang mendukungnya, juga mereka yang melawannya. Tetapi yang mengherankannya, ia tidak lagi bisa melihat ketidaksempurnaan mereka, kekurangan mereka. Apa yang sebelumnya membuat ia malu dan berusaha mengubahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bertemu sang Pertapa kembali, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku belajar" ujarnya "Bahwa dengan berdamai dengan diriku, aku tak punya sesuatupun untuk dipersalahkan pada orang lain, tak sesuatupun yg perlu ditakutkan dari merela. Aku belajar untuk menerima dan mencintai mereka, apa adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah Pintu Kedua Kebijaksanaan" ujar sang Pertapa, "Sekarang pergilah ke Pintu Pertama"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di belakang Pintu Pertama , ia melihat tulisan "TERIMALAH DUNIA" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh aneh" ujarnya pada dirinya sendiri "Mengapa saya tidak melihatnya sebelumnya". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melihat sekitarnya dan mengenali dunia yang sebelumnya berusaha ia taklukan dan ia ubah. Sekarang ia terpesona dengan betapa cerah dan indahnya dunia. Dengan kesempurnaannya. Tetapi, ini adalah dunia yang sama, apakah memang dunia yang berubah atau cara pandangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ia bertemu dengan sang Pertapa : &lt;br /&gt;"Apa yang engkau pelajari sekarang ?". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belajar bahwa dunia sebenarnya adalah cermin dari jiwaku. Bahwa Jiwaku tidak melihat dunia melainkan melihat dirinya sendiri di dalam dunia. Ketika jiwaku senang, maka dunia pun menjadi tempat yang menyenangkan. Ketika jiwaku muram, maka dunia pun kelihatannya muram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sendiri tidaklah menyenangkan atau muram. Ia ADA, itu saja. Bukanlah dunia yang membuatku terganggu, melainkan ide yang aku lihat mengenainya. Aku belajar untuk menerimanya tanpa menghakimi, menerima seutuhnya, tanpa syarat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu Pintu Ketiga Kebijaksanaan" ujar sang Pertapa. "Sekarang engkau berdamai dengan dirimu, sesamamu dan dunia" Sang pertapa pun menghilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pangeran merasakan aliran yang menyejukkan dari kedamaian, ketentraman, yang berlimpah merasuki dirinya. Ia merasa hening dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by Lriyanto http://www.chiloekba.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-2451349597097039725?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/2451349597097039725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/09/pintu-kebijaksanaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/2451349597097039725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/2451349597097039725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/09/pintu-kebijaksanaan.html' title='Pintu Kebijaksanaan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMUw-uXzYEI/AAAAAAAAADU/WmRDE-uk-nY/s72-c/wisdom.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-5331736210145317297</id><published>2008-09-08T20:45:00.002+07:00</published><updated>2008-09-08T20:47:05.163+07:00</updated><title type='text'>Kisah Anak Monyet</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMUsyHIAB4I/AAAAAAAAADM/Kwg58Wjv6Hg/s1600-h/monkey.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMUsyHIAB4I/AAAAAAAAADM/Kwg58Wjv6Hg/s200/monkey.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243646580560496514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seekor anak monyet bersiap-siap hendak melakukan perjalanan jauh.Ia merasa sudah bosan dengan hutan tempat hidupnya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendengar bahwa di bagian lain dunia ini ada tempat yang disebut "hutan" di mana ia berpikir akan mendapatkan tempat yang lebih "baik"."Aku akan mencari kehidupan yang lebih baik!" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua si Monyet, meskipun bersedih, melepaskan kepergiannya."Biarlah ia belajar untuk kehidupannya sendiri," kata sang Ayah kepada sang Ibu dengan bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari "hutan" yang ia gambarkan sebagai tempat hidup kaum Monyet yang lebih baik. Sementara kedua orangtuanya tetap tinggal di hutan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu disambut gembira orangtuanya.&lt;br /&gt;Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, "Ayah, Ibu, aku tidak menemukan hutan seperti yang aku angan-angankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua binatang yang aku temui selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan.""Malah, mereka mentertawakanku." sambungnya sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu."Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana," lanjutnya, "Ia mengatakan bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah hutan yang kita tinggali ini!.&lt;br /&gt;Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di hutan itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua adalah si Anak Monyet itu.&lt;br /&gt;Hal-hal sederhana, hal-hal ada disekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang "jauh-jauh"yang pada dasarnya sudah di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita gelisah dengan karir pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segalarencana kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagiandari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mengecilkan arti masa depan dan sesuatu yang lebih baik, ada baiknya apabila kita fokus dengan apa yang ada di depan mata, apa yang kita kerjakan sekarang, karena hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From my friend&lt;br /&gt;Erwin Arianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by Lriyanto http://www.chiloekba.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-5331736210145317297?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/5331736210145317297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/09/kisah-anak-monyet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/5331736210145317297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/5331736210145317297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/09/kisah-anak-monyet.html' title='Kisah Anak Monyet'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMUsyHIAB4I/AAAAAAAAADM/Kwg58Wjv6Hg/s72-c/monkey.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-8296576152839180382</id><published>2008-09-08T06:21:00.003+07:00</published><updated>2008-09-08T06:24:19.543+07:00</updated><title type='text'>Tak Tahu Siapa Yang Gagah</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMRicCZwhfI/AAAAAAAAAC8/syvBX1a-Bm0/s1600-h/lion.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMRicCZwhfI/AAAAAAAAAC8/syvBX1a-Bm0/s200/lion.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243424099986867698" /&gt;&lt;/a&gt; Di sebuah hutan terdapat raja hutan (singa) yang merasa dirinya hebat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk melegalisasikan kehebatannya, maka si singa bertanya kepada sebagian penghuni hutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanyalah si singa kepada seekor gorila.&lt;br /&gt;Singa : ‘Hai gorila, siapakah yang paling gagah di hutan ini?’&lt;br /&gt;Gorila: ‘Anda tuan ku.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banggalah si singa mendengar itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia bertemu dengan seekor banteng.&lt;br /&gt;Singa : ‘Hai banteng, siapakah yang paling gagah dan hebat di hutan ini?’&lt;br /&gt;Banteng: ‘Sudah tentu Anda.’&lt;br /&gt;Mendengar jawaban-jawaban dari sebagian hewan yang ia temui, merasa sombonglah si singa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia berjalan kembali, dan di tengah jalan ia bertemu dengan seekor gajah.&lt;br /&gt;Singa : ‘Hai gajah, siapakah yang paling gagah dan perkasa di hutan ini?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi gajah tidak menjawab, dan diluar dugaan singa, gajah langsung menghajar dan menginjak-injak singa hingga babak belur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gajah berlalu meninggalkan si singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan badan yang sudah babak belur, si singa berkata kepada gajah, ‘Kalo nggak tau jawabannya jangan marah gitu dong ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From &lt;br /&gt;Daris Rajih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by Lriyanto http://www.chiloekba.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-8296576152839180382?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/8296576152839180382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/09/tak-tahu-siapa-yang-gagah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/8296576152839180382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/8296576152839180382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/09/tak-tahu-siapa-yang-gagah.html' title='Tak Tahu Siapa Yang Gagah'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SMRicCZwhfI/AAAAAAAAAC8/syvBX1a-Bm0/s72-c/lion.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-8926519211627198875</id><published>2008-08-29T05:48:00.003+07:00</published><updated>2008-08-29T05:52:41.938+07:00</updated><title type='text'>Kisah Tukang Ledeng</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SLcsKTvUbPI/AAAAAAAAAC0/Zr3UbIqL8ME/s1600-h/plumber.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SLcsKTvUbPI/AAAAAAAAAC0/Zr3UbIqL8ME/s200/plumber.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239705247077919986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air dirumahnya.Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh . Atas rekomendasi seorang temannya , Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk . Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah bos pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari setelah ditelpon Mr.Benz , pak tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi . &lt;br /&gt;Bos Mercy-pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara pak tukang ledeng .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari yang telah disepakati , si tukang ledeng datang ke rumah Mr.Benz untuk memperbaiki kran yang bocor . Setelah kutak sana kutak sini , kranpun selesai diperbaiki dan pak tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya .Sekitar 2 minggu setelah hari itu , si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr.Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng . Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran dirumahnya sudah benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan pak tukang ledeng .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya , namanya Christopher L.Jr . Saat ini beliau adalah &lt;strong&gt;General manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Renungan : &lt;br /&gt;Jangan lupa dan aplikasikan dalam tingkah laku sehari hari :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Masukkan hanya informasi dan nasehat bergizi untuk otak kita . Jangan pernah memberinya sampah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan sampai rasa takut mengalahkan kita . Hadapi dia face to face !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tersenyumlah dengan tulus hingga gigi kita terlihat dan Jadilah orang yang menyenangkan . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selalu tambahkan keju dan pelayanan terbaik walaupun itu tidak diminta.&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-8926519211627198875?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/8926519211627198875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/kisah-tukang-ledeng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/8926519211627198875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/8926519211627198875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/kisah-tukang-ledeng.html' title='Kisah Tukang Ledeng'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SLcsKTvUbPI/AAAAAAAAAC0/Zr3UbIqL8ME/s72-c/plumber.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-4756837660370403153</id><published>2008-08-18T06:29:00.004+07:00</published><updated>2008-08-18T06:34:21.427+07:00</updated><title type='text'>Merdekalah Negeriku, Merdekalah Bangsaku</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKi1UMqMJxI/AAAAAAAAACU/gyVESUB2PDk/s1600-h/RI+63+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKi1UMqMJxI/AAAAAAAAACU/gyVESUB2PDk/s320/RI+63+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235633925418395410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Proklamasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, hari 17, bulan 8, tahun 45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil2 bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;63 tahun yang lalu di halaman sebuah rumah yang beralamatkan Jl. Pegangsaan Timur 56, tepatnya pukul 10.00 WIB tanggal 17 Agustus 1945 yang juga bertepatan tanggal 17 Ramadhan 1365, Ir. Sukarno dengan lantang membacakan teks tersebut diatas yang kemudian dilanjutkan dengan pidato tanpa teks dan saat itulah kemerdekaan bangsa ini diploklamirkan. Merdeka…!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saat itu ribuan masyarakat negara ini bergembira, menangis, bersyukur bahwa cita-cita yang selama ini mereka impikan telah terwujud. Mereka yang selama ini terhimpit dalam tekanan, yang selama ini tersiksa dalam kekejaman, yang selama ini terkukung dalam penjajahan mulai merasakan udara segar kebebasan dan kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatan ketika harus bertempur melawan portugis di abad ke-15 dan 16, ketika harus berhadapan dengan bangsa sendiri karena politik adu domba Belanda, ketika komoditi rempah-rempah kita disedot habis oleh VOC dengan sistem monopolinya, ketika bambu runcing harus berhadapan dengan senjata mesin milik pasukan Daendels, ketika harus berontak melawan Jepang dibawah Pembela Tanah Air (PETA), semua terlintas begitu saja dibenak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini…, 63 tahun setelah teks tersebut di ploklamirkan, setelah bendera yang dengan penuh perasaan dijahit oleh tangan terampil Ibu Fatmawati dikibarkan, setelah Latief Hendraningrat dan Soehoed sebagai pasukan pengibar bendera pertama kali menaikkan Sang Saka, pernahkah terlintas di otak kita mengenai perjuangan mereka…! Atau mungkin pernahkah kita bertanya ‘Apa yang telah kuberikan bagi bangsa ini!??’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deje sendiri kadang merasa malu, ketika momen 17 Agustus tiap tahun dilalui tanpa adanya intopreksi yang membangun, ketika bilangan usia kemerdekaan terus bertambah satu demi satu yang berubah hanya logo di beberapa gang-gang perumahan dari 50, 51, … terus berlanjut sampai 61, 62, dan sekarang 63.., Sementara keadaan kita masih cukup memprihatinkan…? Negara ini tak ubahnya masih dalam tekanan pihak asing, masih harus disedot sumberdaya alamnya oleh jagoan-jagoan monopoli, masih diadu domba oleh kekuatan abstrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah fenomena ini terus berlanjut…!?? Hanya kita bangsa Indonesia yang mampu menjawab dengan perbuatan, bukankah slogan ‘Hidup adalah perbuatan’ sering kita saksikan dilayar tipi, bukankah semanga ‘If there is a will, there is a way’ sering dilontarkan. Ayo saudara sebangsa dan setanah air… tunjukkan kemauan kalian lalu tunjukkan dengan perbuatan, maka akan ada jalan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdeka…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb : hanya sebuah tulisan tak layak tentang negara ini….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-4756837660370403153?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/4756837660370403153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/merdekalah-negeriku-merdekalah-bangsaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/4756837660370403153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/4756837660370403153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/merdekalah-negeriku-merdekalah-bangsaku.html' title='Merdekalah Negeriku, Merdekalah Bangsaku'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKi1UMqMJxI/AAAAAAAAACU/gyVESUB2PDk/s72-c/RI+63+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-7428926229540919003</id><published>2008-08-18T06:09:00.001+07:00</published><updated>2008-08-18T06:11:20.092+07:00</updated><title type='text'>Seberapa Bagus Kecerdasan Emosional Anda?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKiwBfk5SOI/AAAAAAAAACM/W-jHobh-d70/s1600-h/fatherson-re.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKiwBfk5SOI/AAAAAAAAACM/W-jHobh-d70/s200/fatherson-re.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235628106520807650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Yodhia Antariksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak Daniel Golemen menggagasnya dalam karya fenomenal bertajuk Emotional Intelligence, kini makin diyakini pentingnya makna kecerdasan emosional dalam merajut kanvas kehidupan yang dilimpahi oleh kesuksesan dan kebahagiaan. Kecerdasan intelektual ternyata hanya separo dari sebuah perjalanan. Ia mesti juga dilengkapi dengan kecerdasan emosional (dan juga kecerdasan spiritual) agar kita semua bisa menggapai hidup yang penuh arti kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara eksploratif, kecerdasan emosional sendiri pada dasarnya merujuk pada dua dimensi kunci yang mesti kita praktekkan dengan penuh kesempurnaan. Dimensi yang pertama adalah tentang dunia intra-personal – atau sebuah dunia sunyi untuk melihat dengan penuh kebeningan relung diri kita sendiri. Dimensi yang kedua adalah tentang dunia inter-personal – atau sebuah dunia dengan mana kita menghamparkan berderet perjumpaan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah kita akan segera membahas dua dimensi kunci itu secara intim. Namun sebelumnya, saya persilakan Anda untuk mereguk dulu kehangatan secangkir kopi atau teh yang sekarang mungkin ada disamping laptop/dekstop Anda. Seduhlah kehangatan itu sambil bersyukur bahwa hari ini Anda masih dilimpahi karunia untuk menikmati secangkir teh hangat…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, mari kita lanjutkan perbincangan kita. Dimensi yang pertama, seperti tadi disebutkan, berhubungan dengan dunia intra-personal. Dalam dimensi ini sendiri terdapat dua elemen yang mesti dicermati, yakni : self awareness dan self esteem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Knowing yourself is the beginning of all wisdom, demikian filsuf Aristoteles pernah bersenandung. Maknanya jelas : kita tak akan pernah mampu mengenggam buah kebajikan tanpa kemampuan untuk secara jernih dan jujur menelisik setiap sudut raga dan jiwa kita. Kemampuan untuk secara bening menelusuri segenap jejak kelebihan dan potensi yang ada pada diri kita; dan juga sekaligus mau mengakui kekurangsempurnaan yang ada dalam diri kita dengan penuh kelapangan dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan kesadaran-diri yang kokoh itulah, kita kemudian bergerak maju merajut self-esteem dengan optimal. Self-esteem sendiri bermakna tumbuh-mekarnya rasa respek pada diri sendiri – tanpa harus tergelincir menjadi arogan atau takabur. Sebaliknya, self esteem ini lebih mewujud pada tumbuhnya rasa bangga (self-pride) atas jati diri Anda dan juga terhadap segenap jejak karya dan impian yang tengah Anda ukir. Tanpa self-respect yang kuat, kita tak akan pernah mampu membangun respek pada orang lain. Dan tanpa self-esteem yang menjejak dengan kokoh, kita tak akan pernah melenting menjadi insan yang unggul, penuh kemuliaan dan bermartabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi kedua dari kecerdasan emosional berkaitan dengan dimensi inter-personal atau dunia tentang jalinan interaksi dengan orang lain (others). Disini terdapat dua elemen kunci yang juga layak diperhatikan, yakni elemen interaksi antar manusia dan elemen empati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasan emosional pada akhirnya amat berkaitan dengan ketrampilan kita dalam merajut relasi dengan orang lain (interpersonal relationship). Disitulah kemudian kita diuji untuk selalu bisa merekahkan pola relasi yang santun, penuh rasa respek dan saling-menghargai, serta dilimpahi spirit untuk berbuat baik kepada sesama. Disini pula kita diajak untuk selalu mampu menghadirkan rajutan komunikasi yang konstruktif dan suportif, dan bukan pola komunikasi yang dipenuhi rasa kedengkian dan negative thinking lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita tahu, segenap kecerdasan semacam diatas hanya bisa digelarkan jika kita juga diguyur oleh spirit empati yang kuat. Inilah sebuah sikap untuk mau memahami dan menghargai perasaan orang lain. Sebuah sikap untuk juga mau bersikap welas asih pada sesama. Sebuah sikap untuk selalu menghadirkan momen perjumpaan yang penuh keramahan, menebar kebaikan kepada sesama tanpa pamrih, dan menyodorkan jabat tangan erat dalam balutan rasa cinta dan empati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah empat tema utama yang menaungi makna kecerdasan emosional – yakni dimensi self awareness, self esteem, interpersonal relations dan empathic understanding. Kita mungkin tak tahu persis berapa kadar kecerdasan kita dalam empat dimensi kunci itu. Namun tampaknya kita selalu diminta untuk terus menebarkan benih kecerdasan itu dalam segenap jejak kehidupan kita; dalam roda waktu yang terus berputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab hanya dengan itulah, kita lalu bisa tumbuh menjadi insan yang luhur dan penuh kemuliaan. Memuliakan hidup, memuliakan sesama. Bukankah ini salah satu tugas suci kita sebagai anak manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photo credit by Thomas Hawk under creative commons license&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-7428926229540919003?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/7428926229540919003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/seberapa-bagus-kecerdasan-emosional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/7428926229540919003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/7428926229540919003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/seberapa-bagus-kecerdasan-emosional.html' title='Seberapa Bagus Kecerdasan Emosional Anda?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKiwBfk5SOI/AAAAAAAAACM/W-jHobh-d70/s72-c/fatherson-re.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-4709425538320496206</id><published>2008-08-17T12:16:00.003+07:00</published><updated>2008-08-17T12:22:28.313+07:00</updated><title type='text'>Arti Sebutir Beras</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKe0hllEafI/AAAAAAAAACE/m6HVrEVWnHY/s1600-h/beras.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKe0hllEafI/AAAAAAAAACE/m6HVrEVWnHY/s320/beras.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235351580957764082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukan barang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara super power Uni Sovyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya. !' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan yang sangat menyinggung perasaan rakyat Cina itupun disampaikan Mao kepada rakyatnya dengan cara menyiarkannya lewat siaran radio, perihal penghinaan dari pemimpin Sovyet itu, secara terus menerus dari pagi hingga malam ke seluruh negeri sambil mengajak segenap rakyat Cina untuk bangkit dan melawan penghinaan tersebut dengan cara berkorban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan Mao kepada rakyatnya adalah menyisihkan 1 ( satu ) butir beras, ya, hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak. Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah , beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut, tidak dikorupsi tentunya akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada negara pemberi hutang, yang telah menghina mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Cina berhasil melunasi hutang mereka ke Sovyet dalam waktu yang sangat cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterhinaan yang mendalam telah membangkitkan rasa nasionalisme Cina untuk bangkit melawan hinaan tersebut dengan tindakan nyata, bukan hanya tindakan seremonial, pidato atau upacara di stadion besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya kisah di atas bisa dijadikan contoh bagi bangsa kita yang tengah terpuruk di antara bangsa-bangsa sekitarnya dan saat ini sedang merayakan Dirgahayu Kemerdekaannya yang ke – 63.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi manusia Indonesia yang demikian besar selama ini tidak menjadi kekuatan bahkan sebaliknya menjadi beban karena masih banyaknya tikus yang berada di lumbung beras Republik Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering silau oleh hal-hal besar namun seringkali mengabaikan kekuatan dari hal kecil yang tidak dilakukan dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutir padi sehari bisa membalik keadaan terhina menjadi terangkat. &lt;br /&gt;Maukah kita ?&lt;br /&gt;Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukan barang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara super power Uni Sovyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya. !' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan yang sangat menyinggung perasaan rakyat Cina itupun disampaikan Mao kepada rakyatnya dengan cara menyiarkannya lewat siaran radio, perihal penghinaan dari pemimpin Sovyet itu, secara terus menerus dari pagi hingga malam ke seluruh negeri sambil mengajak segenap rakyat Cina untuk bangkit dan melawan penghinaan tersebut dengan cara berkorban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan Mao kepada rakyatnya adalah menyisihkan 1 ( satu ) butir beras, ya, hanya 1 butir beras untuk setiap anggota keluarga, setiap kali mereka akan memasak. Jika 1 rumah tangga terdiri dari 3 orang maka cukup sisihkan 3 butir beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah , beras yang disisihkan dari 1 Milyar penduduk Cina tersebut, tidak dikorupsi tentunya akan menghasilkan 1 milyar butir beras setiap hari. Hasilnya dikumpulkan ke pemerintah untuk dijual. Uangnya digunakan untuk membayar hutang kepada negara pemberi hutang, yang telah menghina mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Cina berhasil melunasi hutang mereka ke Sovyet dalam waktu yang sangat cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterhinaan yang mendalam telah membangkitkan rasa nasionalisme Cina untuk bangkit melawan hinaan tersebut dengan tindakan nyata, bukan hanya tindakan seremonial, pidato atau upacara di stadion besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya kisah di atas bisa dijadikan contoh bagi bangsa kita yang tengah terpuruk di antara bangsa-bangsa sekitarnya dan sebentar lagi akan merayakan Dirgahayu Kemerdekaannya yang ke – 63.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi manusia Indonesia yang demikian besar selama ini tidak menjadi kekuatan bahkan sebaliknya menjadi beban karena masih banyaknya tikus yang berada di lumbung beras Republik Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering silau oleh hal-hal besar namun seringkali mengabaikan kekuatan dari hal kecil yang tidak dilakukan dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutir padi sehari bisa membalik keadaan terhina menjadi terangkat. &lt;br /&gt;Maukah kita ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-4709425538320496206?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/4709425538320496206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/arti-sebutir-beras.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/4709425538320496206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/4709425538320496206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/arti-sebutir-beras.html' title='Arti Sebutir Beras'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKe0hllEafI/AAAAAAAAACE/m6HVrEVWnHY/s72-c/beras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-2920448961660197105</id><published>2008-08-14T23:01:00.002+07:00</published><updated>2008-08-14T23:04:14.463+07:00</updated><title type='text'>Sikat Gigi</title><content type='html'>Tahukah Anda&lt;br /&gt;Andriewongso.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRXaKvw5vI/AAAAAAAAAB8/MxjDkFHaRFs/s1600-h/Sikat+Gigi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRXaKvw5vI/AAAAAAAAAB8/MxjDkFHaRFs/s320/Sikat+Gigi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234404773984265970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk membersihkan sisa-sisa makanan dalam gigi, sikat gigi sering kita jadikan andalan. Cara pemakaiannya pun cukup mudah. Tinggal tambahkan pasta gigi di atasnya, maka sikat gigi siap digunakan. Tahukah Anda, ternyata sikat gigi sudah digunakan sejak zaman China kuno? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikat gigi mulai mucul sekitar tahun 1400-an dimana orang zaman China kuno menggunakan ranting pohon Willow untuk menggosok gigi. Tidak lama kemudian, alat untuk menyikat gigi berkembang menggunakan bulu rambut babi yang dipasang secara permanen pada gagang yang terbuat dari bambu atau tulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikat gigi pun berkembang tidak hanya di dataran China melainkan ke negara-negara lainnya. Pada tahun 1770, seorang warga berkebangsaan Inggris, William Addis membuat sikat gigi dan untuk pertama kalinya diproduksi secara masal tepatnya pada tahun 1780. Ide sikat gigi ciptaannya muncul pada saat ia berada di penjara. Ia dimasukkan ke dalam penjara karena sebuah keributan di mana ia terlibat di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dalam penjara, Addis mencoba mengambil tulang binatang kecil. Kemudian tulang tersebut ia lubangi kecil-kecil untuk menempelkan bulu yang ia peroleh dari pengawal. Hal ini ia lakukan karena sebelumnya untuk menyikat gigi ia menggunakan kain yang dicampur dengan jelaga dan garam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1857 untuk pertama kalinya sikat gigi dipatenkan oleh H.N. Wadsworth di Amerika Serikat. Kemudian pada tahun 1930, sesudah ditemukannya bahan nilon, bulu sikat gigi mulai menggunakan bahan nilon. Keinginan memiliki gigi yang bersih dan sehat melahirkan alat pembersih plak-plak gigi yang bernama sikat gigi. Kini sikat gigi pun menjadi alat yang digunakan setiap hari untuk menjaga kesehatan gigi dan telah mendunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-2920448961660197105?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/2920448961660197105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/sikat-gigi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/2920448961660197105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/2920448961660197105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/sikat-gigi.html' title='Sikat Gigi'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRXaKvw5vI/AAAAAAAAAB8/MxjDkFHaRFs/s72-c/Sikat+Gigi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-1571249533826245658</id><published>2008-08-14T22:46:00.004+07:00</published><updated>2008-08-14T22:54:12.639+07:00</updated><title type='text'>Every One Is Number One</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRU9jIc6_I/AAAAAAAAABs/CD1NOGc0TUo/s1600-h/AW.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRU9jIc6_I/AAAAAAAAABs/CD1NOGc0TUo/s200/AW.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234402083290803186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Andrie Wongso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanku bukanlah jalanmu, deritaku bukanlah deritamu &lt;br /&gt;Setiap manusia memiliki potensi guna menaklukan segalanya &lt;br /&gt;Airmataku bukan airmatamu, sakitku bukan sakitmu &lt;br /&gt;Langit yang sama, kebanggaan yang berbeda, satu dalam perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan gelisah dan menistai diri sendiri &lt;br /&gt;Diperlukan ketenangan dan ketegaran &lt;br /&gt;Asalkan mau menerjang ke depan, katakan pada diri sendiri, Aku dilahirkan pasti berguna!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every one is number one, &lt;br /&gt;Asalkan kau tidak selalu bertanya, mampu atau tidak. Satukan energi, raihlah mimpi di dalam hidupmu untuk menyongsong masa depan dan janganlah menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every one is number one, &lt;br /&gt;kunci sukses ada di tanganmu, mau atau tidak &lt;br /&gt;Alirkan keringat yang paling panas, genggamlah hati yang paling tulus &lt;br /&gt;Number one adalah milik setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanganku bukan tanganmu, mulutku bukan mulutmu&lt;br /&gt;Hanya dibutuhkan sebuah hati, badai dan hujan deras dapat menjadi kawan baik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah takut dinginnya perjalanan walaupun sampai pada sedikitnya kehangatan yang tersisa. Aku tetap akan menerjang dengan sekuat tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everyone is number one! Setiap Orang Adalah Nomer Satu ! Luar biasa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-1571249533826245658?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/1571249533826245658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/every-one-is-number-one.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/1571249533826245658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/1571249533826245658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/every-one-is-number-one.html' title='Every One Is Number One'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRU9jIc6_I/AAAAAAAAABs/CD1NOGc0TUo/s72-c/AW.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-5466509297573250960</id><published>2008-08-14T22:41:00.003+07:00</published><updated>2008-08-14T22:46:12.295+07:00</updated><title type='text'>Falsafah Lima Jari</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRTC5sYP9I/AAAAAAAAABc/QhpzmwDh9Bg/s1600-h/2+jari.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRTC5sYP9I/AAAAAAAAABc/QhpzmwDh9Bg/s320/2+jari.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234399976223162322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1.. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.&lt;br /&gt;2.. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.&lt;br /&gt;3.. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.&lt;br /&gt;4.. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf ( ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh jari kelingking?) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan ( menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?&lt;br /&gt;Falsafah ini sederhana namun sangat berarti.&lt;br /&gt;Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu&lt;br /&gt;, saling menyayangi&lt;br /&gt;, saling menolong&lt;br /&gt;, saling membantu&lt;br /&gt;, saling mengisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;, bukan untuk saling menuduh&lt;br /&gt;, menunjuk&lt;br /&gt;, merusak&lt;br /&gt;, dan bahkan membunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kasih sayang Anda hari ini bertambah ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-5466509297573250960?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/5466509297573250960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/falsafah-lima-jari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/5466509297573250960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/5466509297573250960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/08/falsafah-lima-jari.html' title='Falsafah Lima Jari'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/SKRTC5sYP9I/AAAAAAAAABc/QhpzmwDh9Bg/s72-c/2+jari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-3732573382279405935</id><published>2008-06-17T05:52:00.003+07:00</published><updated>2008-06-17T06:00:57.421+07:00</updated><title type='text'>Kerikil Hitam dan Kerikil Putih</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Beberapa puluh tahun yang lalu, bila seseorang berhutang uang, ia dapat dijebloskan ke dalam penjara. Ada seorang pedagang yang mengalami nasib sial, karena mempunyai banyak hutang kepada peminjam uang.&lt;br /&gt;Peminjam uang yang sudah tua dan berparas jelek itu ternyata menyukai anak gadis si pedagang yang berwajah cantik. Ia mengajukan tawaran kepada si pedagang bahwa ia akan menghapus hutang si pedagang itu kalau ia memberikan anak gadisnya.&lt;br /&gt;Si pedagang dan anak gadisnya merasa ngeri atas tawaran tersebut. Sementara itu si peminjam uang yang licik itu mengatur strategi agar mereka membiarkan keadilan memutuskan penyelesaian atas persoalan itu.&lt;br /&gt;Ia mengatakan kepada mereka berdua bahwa ia akan menaruh dua butir kerikil ke dalam tas yang kosong, satu berwarna hitam dan satunya putih. Si gadis harus memilih satu diantaranya. Jika ia memilih kerikil hitam, maka ia harus menjadi istrinya dan hutang ayahnyapun akan dihapuskan.&lt;br /&gt;Jika ia menolak mengambil kerikil itu, ayahnya akan dijebloskan ke penjara, hingga ia akan mati kelaparan karena tidak ada orang yang akan memperhatikan dia.&lt;br /&gt;Akhirnya dengan penuh keraguan, si pedagang setuju. Mereka berjalan menuju taman milik si pedagang. Tiba-tiba si peminjam uang berhenti dan membungkukkan badannya memungut dua butir kerikil.&lt;br /&gt;Ketika ia melakukan hal itu si gadis mengamati gerak-geriknya dengan seksama bercampur takut. Ia melihat bahwa si peminjam uang itu mengambil dua butir kerikil yang berwarna hitam, dan memasukkannya ke dalam tas. Kemudian si peminjam itu meminta si gadis untuk memilih kerikil yang ada di dalam tas.&lt;br /&gt;Jika anda mengalami situasi seperti si gadis itu, apa yang dapat anda lakukan? Jika anda mempunyai jalan keluar untuk gadis itu, apa yang akan anda nasehatkan?&lt;br /&gt;- Gadis itu sebaiknya menolak mengambil kerikil?&lt;br /&gt;- Gadis itu harus memberitahu bahwa di dalam tas ada dua buah kerikil hitam dan mengatakan kepada orang-orang bahwa si peminjam uang adalah seorang penipu.?&lt;br /&gt;-Gadis itu sebaiknya mengambil sebuah kerikil yang berwarna hitam dan mengorbankan dirinya demi menyelamatkan ayahnya?&lt;br /&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis tersebut di atas ternyata memasukkan tangannya ke dalam tas dan mengambil sebutir kerikil. Tetapi tanpa melihat pada kerikil yang diambilnya, ia meraba-raba dengan gemetar sehingga kerikil itu jatuh di antara kerikil-kerikil yang lain di atas tanah. Kerikil yang jatuh sudah tidak jelas bantuk dan warnanya.&lt;br /&gt;"O, betapa memalukan aku ini," katanya.&lt;br /&gt;"Tidak apa-apa. " kata si peminjam uang.&lt;br /&gt;" Nah sekarang jika anda melihat di dalam tas, maka anda dapat mengatakan kerikil mana yang telah saya jatuhkan. Sebab dengan mengetahui warna kerikil yang ada di dalam tas maka engkau akan tahu kerikil mana yang telah saya pilih." jawab si gadis.&lt;br /&gt;Karena yang tertinggal di dalam tas adalah kerikil hitam, maka dapat dipastikan bahwa gadis itu telah memilih " kerikil putih ' .&lt;br /&gt;Tentu saja sipeminjam uang tidak akan mau membongkar ketidakjujurannya.&lt;br /&gt;Maka dengan demikian seluruh hutang si pedagang dihapuskan dan gadis itu tidak jadi dinikahinya." Serapih - rapihnya kezaliman yang dipersiapkan , masih kalah hebat oleh sebuah kecerdikan "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;djodiismanto.blogspot.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-3732573382279405935?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/3732573382279405935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/kerikil-hitam-dan-kerikil-putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/3732573382279405935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/3732573382279405935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/kerikil-hitam-dan-kerikil-putih.html' title='Kerikil Hitam dan Kerikil Putih'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-354459617765424041</id><published>2008-06-13T05:44:00.003+07:00</published><updated>2008-06-13T05:54:01.528+07:00</updated><title type='text'>Eka Tjipta Widjaja - Pendiri Sinar Mas Grup</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_sU1JVm_GQ-Q/SFGo7ZBLcvI/AAAAAAAAABE/sZPIbnE6o0Y/s1600-h/Eka+Tjipta+Widjaja.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211131982125953778" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_sU1JVm_GQ-Q/SFGo7ZBLcvI/AAAAAAAAABE/sZPIbnE6o0Y/s320/Eka+Tjipta+Widjaja.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Siapa yang tidak kenal dengan Eka Tjipta Widjaja? Ya, Eka merupakan pendiri Sinar Mas Grup&lt;br /&gt;yang kini bertengger di posisi ketiga dalam daftar sepuluh orang terkaya di Indonesia versi&lt;br /&gt;majalah Globe Asia 2008 dengan total kekayaan U$ 3,8 miliar. Tentu saja kesuksesan yang&lt;br /&gt;diraih Eka dicapai dengan penuh perjuangan dan kerja keras dari usia belia.&lt;br /&gt;Jiwa bisnisnya sudah telihat ketika ia berusia sembilan tahun. Saat itu, Eka dan keluarganya&lt;br /&gt;hidup dalam kemiskinan. Eka pun membantu sang ayah berjualan di Ujung Pandang untuk&lt;br /&gt;memenuhi kebutuhan keluarga. Eka pun berjualan dari rumah ke rumah. Walaupun hanya dapat&lt;br /&gt;berkomunikasi dalam bahasa Hokkian, Eka tidak patah semangat untuk berjualan. Ia banyak&lt;br /&gt;menggunakan bahasa "Tarzan", yaitu dengan menujuk-nunjuk atau menggunakan bahasa&lt;br /&gt;tubuh untuk menjual barang bawaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena terdidik dengan pola sebagai pedagang, ia pun memutuskan untuk berusaha sendiri&lt;br /&gt;pada usia yang masih sangat belia, 15 tahun. Usaha pertama yang dilakukannya adalah menjual&lt;br /&gt;biskuit dan gula-gula. Namun karena tidak ada modal, Eka lantas bermaksud mengambil barang&lt;br /&gt;dulu dan kelak setelah menjadi uang baru dibayar. Tentunya, ia tak langsung dipercaya. Ia&lt;br /&gt;banyak sekali mendapat penolakan di beberapa toko grosir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditolak di beberapa grosir tak membuatnya berputus asa. Eka pun menaruh jaminan ijazah SD&lt;br /&gt;sebagai identitas untuk bisa mengambil barang-barang dagangannya. Dengan cara ini, ia pun&lt;br /&gt;pelan-pelan bisa mendapat kepercayaan mengambil barang tanpa harus membayar di muka,&lt;br /&gt;meski barang yang bisa dijual tidak banyak. Kala itu, ia mendapat jatah empat buah kaleng&lt;br /&gt;biskuit dan gula-gula kembang senilai 21,50 gulden. Dengan barang jualan itu, ia selalu&lt;br /&gt;bersemangat berjualan dengan bersepeda ke toko-toko di wilayah Makasar. Pelan tapi pasti,&lt;br /&gt;usaha ini terus berkembang hingga akhirnya ia bisa berjualan dengan menyewa becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mulai berkembang, bisnisnya sempat goncang. Ketika Jepang masuk Makasar tahun 1941,&lt;br /&gt;ia jatuh miskin lagi. Tetapi Eka memang tipikal orang yang pantang menyerah. Meski jatuh&lt;br /&gt;berkali-kali, ia tetap semangat membangun kembali usahanya. Saat itulah ia melihat truk-truk&lt;br /&gt;tentara Jepang yang sedang membuang bongkahan. Eka melihat sak-sak tepung terigu, semen,&lt;br /&gt;besi-besi bekas, dan merasa barang-barang itu merupakan peluang bisnis yang bisa digarap&lt;br /&gt;untuk kembali membangun usaha. Barang-barang bekas tersebut lantas dibawanya kembali ke&lt;br /&gt;rumah, dibungkus seperti semula, kemudian dijualnya. Perkiraannya ternyata tepat. Barang&lt;br /&gt;bekas itu ternyata laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah gambaran keuletan seorang Eka Tjipta. Figurnya memang dikenal pantang menyerah.&lt;br /&gt;Dengan kekayaan mental itu, usaha demi usaha yang dirintis oleh Eka berbuah manis. Kini,&lt;br /&gt;dengan Sinar Mas-nya, ia telah memiliki empat sayap bisnis utama yang meliputi bisnis finansial,&lt;br /&gt;bubur kertas (pulp) dan kertas, agrobisnis, dan real estate. Bisnis keuangan dikendalikan Sinar&lt;br /&gt;Mas Multiartha, sementara usaha pulp di bawah Asia Pulp &amp;amp; Paper. Sementara itu, kelompok&lt;br /&gt;agrobisnis dikendalikan Smart Corp dan propertinya ada di bawah kendali Duta Pertiwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eka bukan hanya memiliki jiwa bisnis, namun ia juga memiliki jiwa sosial. Untuk itu Eka&lt;br /&gt;mendirikan yayasan "Eka Tjipta Foundation" sebagai bentuk kepedulian sosialnya. Eka berusaha&lt;br /&gt;menunjukkan kepedulian dengan mendirikan sebuah organisasi nirlaba yang di antaranya&lt;br /&gt;memberikan perhatian pada persoalan pembangunan sosial kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berada ditengah-tengah perekonomian keluarga yang sulit membuat Eka harus berjuang&lt;br /&gt;membantu orangtua mencukupi kebutuhan mereka. Semangat dan tekad yang kuat untuk&lt;br /&gt;membantu keluarganya berbuah manis. Berbagai pengalaman pahit dalam berdagang ia jalani&lt;br /&gt;dengan sikap optimis. Eka merupakan sosok yang tidak mudah putus asa dan pantang&lt;br /&gt;menyerah. Ketika gagal ia mampu untuk bangkit lagi. Bangkit dengan membaca peluang yang&lt;br /&gt;ada disekitarnya. Kekayaan mental seperti inilah yang perlu selalu kita miliki untuk menjadi&lt;br /&gt;seorang pemenang, dalam segala bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Andriewongso.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-354459617765424041?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/354459617765424041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/eka-tjipta-widjaja-pendiri-sinar-mas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/354459617765424041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/354459617765424041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/eka-tjipta-widjaja-pendiri-sinar-mas.html' title='Eka Tjipta Widjaja - Pendiri Sinar Mas Grup'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_sU1JVm_GQ-Q/SFGo7ZBLcvI/AAAAAAAAABE/sZPIbnE6o0Y/s72-c/Eka+Tjipta+Widjaja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-6033484644305666382</id><published>2008-06-07T05:44:00.001+07:00</published><updated>2008-06-07T05:45:35.365+07:00</updated><title type='text'>Kecewa Bukan Karena Gagal</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada orang yang dengan “bijak” mengatakan jangan memiliki cita-cita yang tinggi supaya tidak kecewa. Mungkin yang dia maksud adalah Anda jangan punya cita-cita yang tinggi, karena Anda akan gagal, dan Anda akan kecewa. Dia bukan menasihati Anda, tetapi dia underestimate terhadap Anda. Tapi Anda jangan marah kepada dia, karena maksud dia adalah baik, hanya tidak mengerti saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Saya akan menasihati Anda (dan juga saya sendiri), milikilah cita-cita yang tinggi, sebab Anda (dan saya) memiliki potensi untuk mencapainya, dan tekunlah sampai berhasil. Anda (dan saya) insya Allah bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau gagal? So what gitu? Ya, coba lagi! Gimana kalau kecewa? Ya, jangan kecewa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecewa adalah pilihan Anda, Anda mau kecewa atau tidak, semua karena Anda yang memilih, bukan karena kegagalan. Jika Anda menyuruh saya menuliskan orang-orang yang gagal tetapi malah bahagia, wah entah berapa buku yang bisa saya tulis. Banyak lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-6033484644305666382?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/6033484644305666382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/kecewa-bukan-karena-gagal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/6033484644305666382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/6033484644305666382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/kecewa-bukan-karena-gagal.html' title='Kecewa Bukan Karena Gagal'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-6864171537224582219</id><published>2008-06-07T05:42:00.001+07:00</published><updated>2008-06-07T05:43:14.427+07:00</updated><title type='text'>Bisnis dengan Berpikir Positif</title><content type='html'>Kekuatan berpikir positif akan memberikan pengaruh kepada berbagai bidang, termasuk dalam bisnis. Sebagaimana yang kita pahami, bahwa jika kita memiliki pikiran positif, maka kita akan menghasilkan hal-hal yang positif juga, termasuk dalam bisnis. Jadi kita harus menerapkan berpikir positif pada bisnis agar bisnis kita lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu kami menerbitkan sebuah ebook baru yang menjelaskan bagaimana menerapkan berpikir positif pada bisnis internet. Hal ini karena saya ingin membantu para pebisnis internet baik yang baru mulai maupun yang sudah berjalan untuk menjalani bisnis internet dengan pikiran yang lebih positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya lebih positif, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Menjalankan bisnis internet dengan penuh optimis, percaya diri, dan bahagia. Dalam ebook ini, Anda akan belajar itu semua. Intinya bagaimana meraih sukses bisnis internet dengan indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bisnis-internet.info/"&gt;http://www.bisnis-internet.info&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-6864171537224582219?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/6864171537224582219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/bisnis-dengan-berpikir-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/6864171537224582219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/6864171537224582219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/bisnis-dengan-berpikir-positif.html' title='Bisnis dengan Berpikir Positif'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-6073177618633773801</id><published>2008-06-07T05:38:00.001+07:00</published><updated>2008-06-07T05:40:00.992+07:00</updated><title type='text'>Andalah Yang Menentukan</title><content type='html'>Jangan pernah lagi mengeluh dan menyalahkan lagi orang lain. Jangan juga selalu mencari pembenaran karena Anda membuat kesalahan atau tidak melakukan sesuatu. Jika tiga kebiasaan ini masih bersama Anda (mengeluh, menyalahkan, dan pembenaran) maka hidup Anda akan pasif, Anda tidak akan mendapatkan apa yang Anda mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah untuk hidup lebih aktif. Sadarilah bahwa Anda yang menentukan apa yang mau Anda pikirkan dan lakukan. Bukan orang lain, bukan politik, bukan kondisi, bukan juga pemerintah. Semua terserah Anda. Jika Anda mau bergantung, cukuplah bergantung kepada Allah, bukan yang lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-6073177618633773801?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/6073177618633773801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/andalah-yang-menentukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/6073177618633773801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/6073177618633773801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/andalah-yang-menentukan.html' title='Andalah Yang Menentukan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2894955599497218171.post-8541403200008959648</id><published>2008-06-06T06:13:00.001+07:00</published><updated>2008-08-17T12:16:06.789+07:00</updated><title type='text'>Solusi Cerdas</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alkisah di sebuah hutan tampak seekor kera kecil sedang memanjat pohon, tiba-tiba datanglah Angin Utara dan Angin Selatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Angin Utara berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Lihatlah anak kera itu, marilah kita berlomba siapa yang dapat menjatuhkan anak kera itu dari pohon!"&lt;br /&gt;"Oke mari kita coba!" Angin Selatan menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin Utara dengan kencangnya mulai meniup anak kera tersebut, kera kecil langsung berpegang erat di pohon tersebut sehingga sulit bagi sang Angin untuk menjatuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini tiba giliran Angin Selatan, dengan pelannya ia meniup si kera tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ha..ha.. dengan angin kencang saja ia tidak bisa jatuh bagaimana dengan tiupan seperti itu" ejek Angin Utara.&lt;br /&gt;Angin Selatan diam saja, ia terus meniup dengan angin sepoi-sepoi sehingga tampak anak kera tersebut menjadi mengantuk, dan tak lama kemudian si anak kera tersebut tertidur dan jatuhlah ia ke tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Terkadang kelembutan dan pendekatan justru lebih mampu memecahkan persoalan dibandingkan kekerasan "&lt;br /&gt;Di Karang Anyar - Jawa tengah , kalau tidak salah dari pemberitaan salah satu station TV swasta diinformasikan adanya temuan alat yang bisa mengubah singkong menjadi bio etanol dengan biaya produksi cuma Rp. 3000 / liter , jadi hanya setengah harga premiun sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat itu berharga sekitar 2 jutaan , mudah dirakit tiap keluarga dan dipasang pada tiap - tiap rumah tangga , dan pada gambar tayangan TV terlihat proses mulai pencabutan singkong di kebun sampai ke pengisian bio etanol ke sebuah sepeda motor dan proses memasak menggunakan kompor.( lihat video di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.liputan6.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;www.liputan6.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu solusi cerdas , katimbang demo dijalan , sweeping angkutan umum , bakar ban , menutup jalan sampai dengan bentrok dengan aparat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal penemunya ngga sekolah . . . dan nota bene secara teknologi dan secara secara intelektual lebih rendah dari mereka yang belajar di perguruan tinggi . . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan apa pun yang kita hadapi sebenarnya bersifat netral. Kita lah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan filsuf bijak, ... ''Peristiwanya sendiri tidak penting, tapi respon terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya.''&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2894955599497218171-8541403200008959648?l=chiloekba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://chiloekba.blogspot.com/feeds/8541403200008959648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/solusi-cerdas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/8541403200008959648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2894955599497218171/posts/default/8541403200008959648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://chiloekba.blogspot.com/2008/06/solusi-cerdas.html' title='Solusi Cerdas'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_sU1JVm_GQ-Q/Svc9FSKZ2OI/AAAAAAAAAFU/RHWoCoYG_vI/S220/Arema+Karawang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
